Maknai Hidup

Hidup ini selalu berwarna, kita tidak bisa menentukan warna hidup kita, tapi kita mewarnai hidup kita, SELAMAT MEWARNAI

Belajar dan Belajarlah

Orang yang hidup itu selalu belajar, kalau tidak mau lagi belajar, maka bersiaplah untuk mati

Tidak ada yang tidak mungkin selama engkau punya Allah

Ketika engkau bertekad menjadi orang yang lebih baik lagi maka Allah akan mendatagkan orang – orang baik di dalam hidupmu untuk menemani langkahmu, Maka Berdolah di dalam setiap Langkahmu

Sukses adalah sebuah kegagalan yang berakhir indah

Wujudkan impianmu jangan takut gagal, karena jika gagal itu artinya lebih baik kamu telah berusaha mengusahakannya daripada tidak sama sekali. Selamat Mencoba

Bersahabatlah dengan Tulus

Sahabat yang baik, akan menegur ketika kita berbuat kesalahan meskipun harus melalui pertengkaran dan perselisihan karena rasa kasih sayangnya

KPI Korwil Sumut

Komunitas Parkit Indonesia Wilayah Sumatera Utara

Jumat, 13 September 2013

Seminar Sehari "Tasawuf sebagai solusi Kesehatan Mental"



Acara Seminar sehari ini dibuka secara resmi oleh Dekan Fakultas Filsafat Universitas Pembangunan Panca Budi Saimara Sebayang, SE., M.Si. Dalam sambutannya beliau mengatakan bahwa Fakultas Filsafat harus mampu menjawab tantangan persoalan hidup manusia, yang mana saat ini semakin komplek. Manusia terus berusaha keras untuk mengatasinya namun semua masalah masih tetap seperti semula dan bahkan masih terus bertambah dan belum jelas penyelesaiannya. Dalam seminar ini sangat diharapkan muncul ide-ide kreatif yang mengantarkan kita kepada pemahaman hidup yang benar  untuk menyehatkan mental sesuai petunjuk Allah dan RasulNya.

(ki-ka): Saya, R. Hidayatin, Prof Budi, Soritaon, Budi Saimara, S
Prof. Dr. H. Budi Santoso, M.Sc. APU (Pakar Tasawuf dan Metafisika) Guru Basar Universitas Pembangunan Panca Budi membawakan materi Kesehatan ditinjau dari Medis dan Tasawuf. Nara sumber pertama menyampaikan bahwa Kemajuan yang telah merambah dari berbagai aspek kehidupan manusia, baik sosial, ekonomi, budaya dan politik, mengharuskan individu untuk beradaptasi terhadap perubahan-perubahan yang terjadi secara cepat dan pasti. Padahal dalam kenyataannya tidak semua individu mampu melakukannya sehingga yang terjadi justru masyarakat atau manusia banyak menyimpan berbagai problem psikis dan fisik, dengan demikian dibutuhkan cara efektif untuk mengatasinya.
Berbicara masalah solusi, kini muncul kecenderungan masyarakat untuk mengikuti kegiatan-kegiatan spiritual (tasawuf). Tasawuf sebagai inti ajaran Islam muncul dengan memberi solusi dan terapi bagi problem manusia dengan cara mendekatkan diri kepada Allah yang Maha Pencipta. Selain itu berkembang pula kegiatan konseling yang memang bertujuan membantu seseorang menyelesaikan masalah. Karena semua masalah pasti ada penyelesaiannya serta segala penyakit pasti ada obatnya. Peluang tasawuf dalam menangani penyakit-penyakit psikologis atas segala problem manusia, semakin terbentang lebar di era modern ini.
Rahmadani Hidayatin, S.Psi., M.Kes. (Psikolog Nasional, Ketua Umum Himpunan Psikolog Sumatera Utara) membawakan materi Tasawuf, Psikologi dan Kesehatan Mental Narasumber kedua mengatakan bahwa ada tiga asumsi  tentang penyakit kejiwaan yang pertama pada dasarnya jiwa manusia itu SAKIT, kecuali dalam kondisi tertentu dinyatakan SEHAT. Kedua pada dasarnya jiwa manusia itu NETRAL (tidak sakit, tidak juga sehat). Ketiga pada dasarnya jiwa manusia itu SEHAT, kecuali dalam kondisi tertentu dinyatakan SAKIT. Jiwa yang sakit menyebabkan kegoncangan jiwa, mental kepribadian, tidak punya kebebasan hidup, selalu gelisah dan resah, bimbang berkepanjangan dan hidup serasa dipenjara. Kajian Psikologi tidak menyentuh ajaran agama atau keyakinan seseorang, melainkan mengarah pada aplikasi prinsip-prinsip psikologis perilaku keberagaman sesesorang yang menghasilkan kesadaran keagamaan dan pengalaman keagamaan untuk itu Kajian terapi psikologis perlu melibatkan pengkajian sufistik.
Sementara Drs. Soritaon Siregar (Ahli Tasawuf dan Praktisi Metafisika) Universitas Pembangunan Panca Budi membawakan materi Tasawuf solusi bagi Kesehatan Mental. Dalam materinya beliau menyebutkan bahwa peranan tasawuf dalam memperbaiki dan menyehatkan jiwa dan mental manusia. Tasawuf adalah proses Tazkiyatun Nafs (penyucian jiwa) sebagaimana sabda Nabi “ segala sesuatu ada alat pembersihnya dan alat penyuci hati adalah dzikrullah”.

Acara berlangsung dengan tertib dimana para peserta tampak sangat antusias dengan apa yang disampaikan oleh para nara sumber. Nur Absah, salah satu peserta dari kegiatan ini mengatakan bahwa acara seminar ini sangat berguna untuk pendalaman dari berbagai segi keilmuan baik melalui Tasawuf, Metafisika maupun Psikologi guna menunjang peningkatan pemahaman spiritual, kesehatan dan mental manusia.
Peserta Seminar dan Pemateri seusai mengisi acara Seminar Sehari
Minon Abdullah selaku Ketua Panitia mengatakan sangat apresiasi dengan apa yang dirasakan oleh para peserta lewat materi yang disampaikan oleh para nara sumber dan diharapkan melalui kegiatan ini bisa meningkatkan mutu pendidikan di Perguruan Tinggi khususnya bagi mahasiswa Fakultas Filsafat Unpab, jelasnya.Tema-tema yang disampaikan dalam seminar kali ini adalah kajian yang sedang hangat dibicarakan secara global terutama tentang Tasawuf, Psikologi dan Kesehatan Mental.

Sumber : http://ff.pancabudi.ac.id/news/seminar-sehari-tasawuf-sebagai-solusi-kesehatan-mental.html

Rabu, 11 September 2013

FAKTA tentang ANAK SMA

Masa usia SMA adalah masa transisi, mereka mencari-cari apa dan siapa dirinya sebenarnya. kebanyakan dari mereka gagal dalam mencari jati diri dan terjerumus dalam kegagalan. namun ada yang sementara dan ada yang berkelanjutan.

1. Anak SMA sangat muda tergoda dengan masalah SEX.
Hal ini muncul dikarenakan pergaulan dari mereka masing-masing, misal seseorang teman mampunyai cerita tersendiri mengenai sex, kemudian dia menceritakan terhadap temannya. hal ini jelas mempengaruhi pikiran temannya. dan secara naluri mereka akan mencari hal yang sama. namun karena mereka adalah pemula maka mereka akan terjebak akan hal ini dan merasa bingung jika terjadi hal yang salah. contoh : pasangannnya sampai hamil. maka saran saya agar tidak terlalu tersugesti dan mencari akan hal ini jika teman kalian menceritakan akan hal ini.

2. Mudah Tersulut Emosi

Masa SMA adalah masa yang sangat menari sekaligus menangtang. kebanyakan dari mereka merasa bahwa mereka diatas segalanya. mereka mempunyai cita-cita sekaligus ambisi yang berkobar. secara psikologis ini normal, bahkan cenderung baik, dan hal ini sangat baik jika kita mampu mengendalikan semangat demi kemajuan sekolah atau negaranya.

Yang menjadi dasar atas semuanya itu adalah kebersamaan. terkadang anak usia ini menjadi lebih berani dalam melakukan suatu hal yang extrim sekalipun asalkan dilakukan bersama-sama. efek buruk dari hal ini adalah munculnya istilah berani karena banyak bukan berani karena benar.

3. Suka membanggakan diri.

banyak hal yang bisa di banggakan , seperti skill(kemampuan), harta, kecantikan, ketampanan. namun hal ini hanya akan memuat orang lain merasa terganggu, dan muncul rasa kurang nyaman yang bisa berakibat fatal. misal anda merasa mempunyai kemampuan lebih dari yang lain, baik dalam bidang pelajaran , olahraga, musik atau yang lainnya. jika anda tidak mempunyai rasa rendah hati maka orang akan cenderung kurang mendukun atas apa yang anda miliki.

4. Mudah tergoda dunia glamor.
Teman yang kita bilang keren atau kaya akan menajadi patokan kita, walau maaf keadaan kita disebut kurang mampu. sampai kita merenngek keras pada orang tua untuk minta diberikat sesuatu yang diluar jangkauan.

saya juga bukan anak orang kaya, namun patokan keren bukanlah harta sobat! keren adalah sesuatu yang kita miliki dengan hasil sendiri namun orang lain tidak punya hal tersebut.
banggalah terhadap kemampuan sendiri karena tidak semua orang bisa seperti kita

Fakta lain dari anak SMA : 
1. Pelajaran yang paling disukai anak SMA adalah pelajaran kosong.
2. Saat pelajaran kosong lebih banyak dihabiskan di kantin.
3. Anak SMA memiliki kebiasaan unik, yaitu mencurahkan isi hati di bangku, dinding, bahkan baju temannya sendiri. Kebanyakan pelakunya adalah siswa putri. Misalnya “hatiku hancur melihatmu dengannya, ketahuilah hatiku juga bisa remuk, tak sekuat tulang ayam” atau “pengen cepet pulang terus ketemu ayangku”
4. Kebiasaan unik lainnya adalah, menulis pesan singkat di bangku dan berharap ada yang membalas. Misal “Aku Rina kelas 11 IPA 1, mau kenal? Aku cantik loh”. Bahkan ada juga yang narsis menuliskan nomor handphone, pin BB, e-mail, alamat rumah, dan kriteria diri untuk mencari jodoh.
5. Banyak sekali rumus-rumus yang ditemukan di bangku, dan tembok.
6. Anak SMA memiliki penglihatan yang sangat tajam karena bisa membaca tulisan sangat kecil di contekan mereka.
7. Anggota OSIS adalah yang paling narsis.
8. Hari senin adalah hari yang paling tidak disukai. Karena jauh dengan akhir pekan.
9. Saat anak laki-laki berkerumun, itu patut dicurigai.
10. Tempat yang paling diincar saat ulangan adalah paling belakang.
11. Anak SMA lebih suka ujian bersama daripada ujian sendiri.
12. Menyoraki guru atau teman saat di kelas adalah kegiatan melepas stress.
13. Menggoda adik kelas yang bahenol itu menyenangkan. Mengolok-olok teman juga menyenangkan. Begitu juga dengan batal ulangan.
14. Jika Anda pintar, tapi pelit. Hati-hati.
15. Saat awal kelas tiga, siswi putri sudah membicarakan promnite.
16. Jika Anda belum belajar saat akan ulangan, tenang. Siapkan uang untuk mentraktir teman Anda.
17. Ciuman pertama mayoritas dirasakan saat SMA.
18. Bermain upil (kotoran hidung) saat pelajaran adalah keusilan paling menjijikkan.
19. Musyawarah satu kelas biasanya dilakukan untuk memutuskan memanggil guru piket atau tidak.
20. Ketua kelas paling sering disuruh-suruh. Sehingga ketua kelas = PU (pembantu umum)
21. PR biasa dikerjakan pada pagi-pagi hari sekali di kelas.
22. Guru killer paling sering dibicarakan oleh muridnya, bahkan sampai diberi sumpah serapah.
23. Siswa laki-laki adalah biang keramaian di kelas.
24. Jika ada teman yang dihukum di depan kelas, malah ditertawai.
25. Tepung dan telur biasanya juga nyasar ke sekolah.
26. Siswi perempuan adalah biang keheningan di kelas, namun tidak jarang, mereka biang keramaian
27. Anak SMA lebih sering pergi ke toilet saat pelajaran dibanding saat istirahat.
28. Target keusilan dan olok-olok kebanyakan adalah anak-anak culun.
29. Ada 1001 alasan saat tidak mengumpulkan PR. Namun, yang paling sering adalah “lupa bu”
30. Jari telunjuk adalah jawaban A, ditambah jari tengah menjadi jawaban B, ditambah jari tengah dan jari manis menjadi jawaban C. dan seterusnya.
31. Senior biasanya lebih dihormati.
32. MOS adalah saat yang menyenangkan bagi kakak kelas.
33. Sesuatu yang paling ditunggu adalah bel pulang sekolah.
34. Liburan mengakibatkan sebagian rumus hilang dari ingatan.
35. Siswa-siswi jurusan IPS biasanya lebih seru dan gokil dari jurusan lainnya.
36. Kebanyakan anak kelas tiga, bingung untuk meneruskan kemana setelah lulus.
37. Kelas dua SMA bisa dibilang lebih santai dari kelas 1 atau 3.
38. Drama yang seharusnya menyedihkan di depan kelas bisa saja menjadi acara komedi dadakan.
39. Jika anak-anak “pandai” membicarakan pelajaran. Anak-anak “bandel” membicarakan bagaimana caranya mereka bisa pulang lebih awal.
40. Doa jika ada jadwal ulangan. “Ya Allah, semoga hari ini pulang pagi”

Sumber : Kaskus